Isu Sosial dan Sains
GMO
Genetically Modified Organism & Rekayasa Pangan.
CRISPR-Cas9
Teknologi presisi untuk pengeditan susunan genetik.
Kanker
Memahami mutasi sel, penyebab, dan penanganannya.
Bank Data Genom
Penyimpanan Big Data untuk riset bioinformatika.
GMO
Genetically Modified Organism- Definisi: Memahami konsep dasar GMO dan proses rekayasa genetika.
- Analisis: Menganalisis pro dan kontra terkait penggunaan GMO dalam konteks ketahanan pangan, dampaknya terhadap kesehatan, dan keberagaman hayati.
- Evaluasi: Mengevaluasi dampak lingkungan dari penggunaan tanaman atau produk GMO, termasuk potensi kontaminasi silang dan perubahan ekosistem.
- Kontroversi: Mengidentifikasi isu etika yang berkaitan dengan rekayasa genetika, termasuk masalah keadilan sosial dan hak petani dalam memilih benih.
Deskripsi Singkat
Isu Genetic Modified Organism (GMO) selalu menjadi topik yang memicu perdebatan di berbagai belahan dunia, tak terkecuali di Indonesia. Sementara sebagian pihak melihat GMO sebagai solusi untuk meningkatkan ketahanan pangan, produktivitas pertanian, dan mengurangi ketergantungan pada impor, ada juga yang mengkhawatirkan dampak jangka panjangnya terhadap kesehatan manusia dan keberagaman hayati.
CRISPR-Cas9
Clustered Regularly Interspaced Short Palindromic Repeats- Prinsip: Menjelaskan prinsip kerja CRISPR-Cas (peran gRNA, Cas, target, PAM) dan hasil edit yang mungkin terjadi.
- Resiko: Menginterpretasi risiko dan keterbatasan teknologi (off-target, mosaicism, efisiensi, aspek keselamatan).
- Evaluasi: Mengevaluasi argumen pro–kontra berbasis bukti pada studi kasus.
Deskripsi Singkat
Topik ini menghubungkan konsep pengeditan gen dengan isu sosial-etik seperti terapi vs enhancement, edit embrio/germline, keamanan–regulasi, akses yang timpang, aplikasi di pertanian/ternak, serta gene drive dan dampak ekologi. Mahasiswa dilatih menilai bukti ilmiah dan mempertimbangkan konsekuensi sosial dalam pengambilan keputusan.
Kanker
- Dasar: Menjelaskan dasar genetik kanker (mutasi somatik dan germline) serta perannya dalam risiko dan perkembangan kanker.
- Isu: Mengidentifikasi isu sosial, etika, dan hukum dalam penggunaan data genom dan tes genetik kanker (privasi, potensi diskriminasi, dampak psikologis).
- Kesimpulan: Menyusun argumen atau keputusan berbasis sains dan nilai dalam merespons isu kanker yang melibatkan data genom dan tes genetik di masyarakat.
Deskripsi Singkat
Topik ini mengkaji bagaimana informasi genetik digunakan untuk prediksi risiko kanker, skrining, dan pengambilan keputusan medis, sekaligus menimbang persoalan akurasi dan interpretasi hasil tes, privasi dan keamanan data genom, potensi kecemasan dan diskriminasi genetik, kesenjangan akses layanan kesehatan, serta tanggung jawab individu, tenaga medis, dan penyedia layanan dalam penggunaan informasi genetik terkait kanker.
Bank Data Genom
- Fungsi: Menjelaskan fungsi bank data genom serta jenis data yang disimpan (sekuens, anotasi, varian, metadata).
- Isu: Mengidentifikasi isu terkait bank data genom dan memetakan pemangku kepentingan (pasien, peneliti, pemerintah, industri, komunitas).
- Potensi: Menimbang aspek etika, legal, dan sosial (privasi, consent, keamanan data, keadilan akses, potensi penyalahgunaan).
Deskripsi Singkat
Topik Bank Data Genom mengaitkan konsep genom, variasi genetik, dan anotasi dengan isu nyata di masyarakat, misalnya privasi data DNA, persetujuan (consent), potensi diskriminasi genetik, bias representasi populasi, komersialisasi data, dan tata kelola/akses data (open vs controlled access).